Kamis, 17 Maret 2011

Wahai ikhwan…… Dengarkanlah pula sejenak pesan kami barisan akhwat untuk kalian..



Wahai ikhwan…………

Sungguh kami itu senang jika diperhatikan,

apalagi jika kalian adalah ikhwan yang dewasa,

atau ikhwan yang alim, cerdas, kharismatik...

padahal kami belum mampu berhijab secara baik,

karena itu tundukkanlah pandangan kalian dengan makna yang sebenarnya,

dan janganlah kalian ikuti pandangan pertama dengan pandangan berikutnya.



Jangan pernah kau tatap kami penuh makna

Bahkan tak perlu kau lirikkan matamu untuk melihat kami.

Bukan, bukan karena kami terlalu indah,

tapi karena kami seorang yang masih kotor.

kami biasa memakai topeng keindahan pada wajah buruk kami,

mengenakan pakaian sutra emas yang akan bisa memalingkan diri kalian.



Wahai Akhi,

berhati-hatilah ketika kalian menyapa kami dengan chatting didunia maya,

diskusi dengan hal-hal yang tidak perlu,

katanya dakwah di dunia maya, tetapi yang diobrolkan jauh dari nilai esensi dakwah.



Wahai Akhi……

Kami juga inginnya terus dekat dengan kalian para ikhwan,

tapi maaf…bukan karena apa-apa tapi lebih karena perhatian yang kalian berikan kepada kami,

meskipun sesungguhnya kami sangat malu akan hal ini,

terkadang kami pun terlepas kata dan tingkah laku,

yang malah menjadikan kami dan kalian semakin tak mengenal batas,

karena itu pertama nasihatilah kami akan adzab Alloh dan setelahnya jangan pernah memberi dan membalas bentuk perhatian kami.



Akhi....

Wanita adalah makhluk yang sempit akal dan mudah terbawa emosi.

Terlepas bahwa aku tidak suka pernyataan tersebut, tapi itu fakta.

Sangat mudah membuat wanita bermimpi.



Akhi,

Tolong, berhentilah memberi angan-angan kepada kami.

Mungkin kami akan melengos kalau disapa.

Atau membuang muka kalau dipuji.

Tetapi, jujur saja, ada perasaan bahagia di hati kami.

Bukan kami suka pada antum (mungkin)..

Tapi suka karena diperhatikan “lebih”.



Diantara kami, ada golongan Maryam yang pandai menjaga diri.

Tetapi tidak semua kami mempunyai hati suci.

Jangan antum tawarkan sebuah ikatan bernama ta’aruf bila antum benar-benar belum siap akan konsekuensinya.

Sebuah ikatan ilegal yang bisa jadi berumur tak cuma dalam hitungan bulan

tetapi menginjak usia tahun, tanpa kepastian kapan akan dilegalkan.



Wahai akhi,

Tolong, kami hanya ingin menjaga diri.

Menjaga amal kami tetap tertuju pada-NYA.Karena janji Alloh itu pasti.

Wanita baik hanya diperuntukkan laki-laki baik.



Jangan ajak mata kami berzina dengan memandangmu,

jangan ajak telinga kami berzina dengan mendengar pujianmu,

jangan ajak tangan kami berzina dengan menerima hadiah kasih sayangmu

jangan ajak kaki kami berzina dengan mendatangimu,

jangan ajak hati kami berzina dengan berkhalwat denganmu



Wahai akhi,

kalian Sebagai saudara kami,

tolong, jaga kami.

Karena kami akan kuat menolak rayuan preman,

Tapi bisa jadi kami lemah dengan surat cinta kalian.

Bukankah akan lebih indah bila kita bertemu dengan jalan yang diberkahi-NYA?

Bukankah lebih membahagiakan bila kita dipertemukan dalam kondisi diridhoi-NYA?



Karenanya saudaraku…

Janganlah kita berbuka sebelum waktunya

Memanen sebelum masanya

Bersabarlah, tunggulah hingga saatnya tiba



Allohu a’lam bish shawwab… 

0 komentar:

Posting Komentar

Template by:
Free Blog Templates